Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
EUR/USD Pulih Karena Ekonomi AS Terancam Resesi
Monday, 7 April 2025 18:44 WIB | EUR/USD | Euro

EUR/USD pulih dari kerugian intraday dan mendatar mendekati 1,0960 pada sesi Eropa hari Senin(7/4). Pasangan mata uang utama bangkit kembali karena Dolar AS (USD) merosot dalam lingkungan pasar yang menghindari risiko, didorong oleh pemberlakuan tarif timbal balik yang lebih buruk dari perkiraan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Rabu.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot mendekati 104,40.

Tarif timbal balik yang diumumkan oleh Presiden AS Trump telah membuat pasar global ketakutan, yang mengakibatkan ekuitas anjlok di seluruh dunia. Namun, Trump tidak khawatir tentang investor yang kehilangan triliunan dari pasar saham dunia dan memperkirakan bahwa pungutan yang lebih tinggi akan mendatangkan banyak uang ke AS setiap tahun.

"Saya tidak ingin ada yang turun. Tetapi terkadang Anda harus minum obat untuk memperbaiki sesuatu," kata Trump saat berpidato di Air Force One selama akhir pekan.

Secara teoritis, daya tarik Dolar AS menguat di tengah meningkatnya ketegangan global, mengingat statusnya sebagai mata uang safe haven. Namun, kinerjanya buruk karena tarif Trump telah membuat ekonomi AS mengalami resesi.

Para pakar pasar semakin khawatir atas prospek ekonomi AS, dengan asumsi bahwa beban sebenarnya dari bea masuk yang lebih tinggi akan ditanggung oleh importir domestik.

Perusahaan perbankan investasi JP Morgan telah memperkirakan bahwa ekonomi AS dapat mengakhiri tahun ini dengan penurunan 0,3% dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain itu, Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menyatakan pada hari Jumat bahwa kebijakan proteksionis Presiden dapat menyebabkan peningkatan tekanan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat.

Powell masih mendukung suku bunga tetap berada dalam kisaran saat ini 4,25%-4,50% karena "masih terlalu dini untuk mengatakan apa yang akan menjadi jalur yang tepat untuk kebijakan moneter."

Sementara itu, Donald Trump telah mendesak Fed untuk mulai memangkas suku bunga karena kondisinya telah membaik, melalui postingannya di Truth.Social selama jam perdagangan Eropa. "Harga minyak turun, suku bunga turun (Fed yang lamban seharusnya memangkas suku bunga!), harga pangan turun, tidak ada inflasi, dan AS yang telah lama dianiaya menghasilkan miliaran dolar seminggu dari negara-negara yang melakukan penganiayaan dengan tarif yang sudah berlaku," tulis Trump. (Newsmaker23)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS